Penyebab & Gejala Prolapsus Pada Ayam Petelur Cara Mengatasinya Bag. 1

Penyebab Dan Gejala Prolapsus Pada Ayam Petelur dan Cara Mengatasinya Bag. 1

Ayam petelur mampu bertelur sekitar 300 sampai 325 butir per tahun. Pada saat seekor ayam betina mencapai usia reproduksinya

Sabung Ayam Online – Ayam petelur mampu bertelur sekitar 300 sampai 325 butir per tahun. Pada saat seekor ayam betina mencapai usia reproduksinya, Pada umumnya ayam betina ini akan bertelur hampir setiap hari tanpa mengalami komplikasi. Selama masa oviposisi kelenjar cangkang telur yang terbentuk di bagian bawah saluran reproduksi ayam betina kadang kala ikut membalik atau keluar dari dalam tubuh si ayam bersama dengan telurnya. Pada kondisi normal ayam hanya menelurkan telur yang bersih.

Akan tetapi pada kondisi tertentu kadang – kadang saluran telur tersebut tidak tertarik ke dalam tubuh kembali setelah telur tersebut ditelurkan, kondisi ini dikenal sebagai prolapsus. Apabila tidak segera kita tangani dengan benar, maka ayam-ayam lain akan mematuk pada bagian tersebut, dan bisa menyebabkan terjadinya perdarahan dan infeksi, serta bisa mengakibatkan kematian pada ayam tersebut kalau tidak cepat diambil tindakan.

Berikut ini akan diuraikan mengenai beberapa penyebab terjadinya prolapsus pada ayam petelur. Pemeliharaan ayam petelur pada masa atau periode rearing dan laying memegang peranan yang cukup penting terhadap permasalahan prolapsus. Ada beberapa strain ayam petelur cenderung lebih rentan terhadap terjadinya pecking, yang bisa berdampak terhadap peningkatan resiko kerusakan lebih jauh pada ayam, meskipun demikian faktor tersebut bukanlah penyebab utama yang mengkibatkan terjadinya prolapsus pada ayam petelur. Berikut ini yaitu beberapa ringkasan kondisi yang sering menjadi penyebab terjadinya prolaps pada ayam petelur:

Prolapsus yaitu keluarnya saluran telur dari anus atau kloaka yang tidak tertarik masuk kembali setelah ayam tersebut bertelur. Mengapa hal ini bisa terjadi karena tidak lancarnya pada saat pengeluaran telur, yang disebabkan karena adanya peradangan di bagian saluran telur ataupun karena melemahnya otot-otot saluran reproduksi pada ayam betina tersebut. Ayam betina yang prolapsus tersebut harus dipisahkan dari kelompoknya dan ditempatkan dalam kandang terpisah. Karena jika tidak kita pisahkan, maka ayam lain yang ada di sampingnya akan mematuki anusnya yang keluar sehingga bisa menyebabkan pendarahan hebat dan infeksi, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kematian pada ayam tersebut. Disamping itu, jika terinfeksi oleh bakteri, prolapsus bisa mengakibatkan peradangan selaput rongga perut atau egg peritonitis.

Gejala Awal Ayam Petelur Yang Terkena Prolapsus

Pengamatan ataupun pemeriksaan terhadap prolapsus ini harus rutin sekali dilakukan peternak khususnya peternak ayam petelur. Dengan demikian, para peternak ayam petelur harus mengetahui tanda-tanda ataupun gejala awal terjadinya prolapsus. Tanda atau Gejala awal prolapsus pada ayam petelur biasanya ditandai dengan adanya lumuran darah pada kerabang telur ayam tersebut. Kondisi ini mengindikasikan bahwa adanya pendarahan pada saluran reproduksi ayam. Hal ini seringkali terjadi pada ayam yang usia muda yang dipaksa untuk bertelur terlalu muda, ataupun karena stimulasi kematangan seksual terlalu muda/dini sebelum kedewasaan tubuh ayam ini tercapai. Biasa nya juga karena dengan pemberian vitamin penstimulan telur atau pemberian pakan layer yang terlalu dini.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai Penyebab Dan Gejala Prolapsus Pada Ayam Petelur dan Cara Mengatasinya Bag. 1 oleh tim Sabung Ayam Online. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya ya sobat, Salam Situs Sabung Ayam Terima kasih

Leave a Reply