Penyebab Dan Gejala Prolapsus Pada Ayam Petelur dan Cara Mengatasinya Bag. 3

Penyebab Dan Gejala Prolapsus Pada Ayam Petelur dan Cara Mengatasinya Bag. 1

Ayam petelur mampu bertelur sekitar 300 sampai 325 butir per tahun. Pada saat seekor ayam betina mencapai usia reproduksinya

Sabung Ayam Online – Prolapsus yaitu keluarnya saluran telur dari anus atau kloaka yang tidak tertarik masuk kembali setelah ayam tersebut bertelur. Mengapa hal ini bisa terjadi karena tidak lancarnya pada saat pengeluaran telur, yang disebabkan karena adanya peradangan di bagian saluran telur ataupun karena melemahnya otot-otot saluran reproduksi pada ayam betina tersebut. Ayam betina yang prolapsus tersebut harus dipisahkan dari kelompoknya dan ditempatkan dalam kandang terpisah. Karena jika tidak kita pisahkan, maka ayam lain yang ada di sampingnya akan mematuki anusnya yang keluar sehingga bisa menyebabkan pendarahan hebat dan infeksi, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kematian pada ayam tersebut. Disamping itu, jika terinfeksi oleh bakteri, prolapsus bisa mengakibatkan peradangan selaput rongga perut atau egg peritonitis.

Pencegahan Dan Penanganan Prolapsus Pada Ayam Petelur

Pencegahan dan Penanganan prolapsus dipeternakan ayam petelur dapat dilakukan dengan melakukan perubahan pada managemen pemeliharaannya. Untuk menurunkan prolapsus pada ayam petelur sebaiknya dilakukan harus secara hati-hati, karena ini sangat berkaitan dengan faktor lain yang mungkin kontra produktif. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan pada penanganan prolapsus pada ayam petelur:

Pencegahan Prolapsus Pada Ayam:

  • Dibutuhkan ransum pakan yang seimbang untuk mempertahankan produksi telur dan menjaga berat badan ayam pada tingkat yang direkomendasikan. Berikan makanan untuk ayam petelur dengan kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ayam petelur itu sendiri, terutama kandungan energi metabolisme dan protein untuk setiap periodenya. Kemudian pada periode grower lebih rendah dibanding pada pemeliharaan periode starter dan layer.
  • Pemberian pencahayaan tambahan atau disebut juga photostimulasi harus dilakukan pada saat ayam sudah mencapai bobot badan dan usia yang direkomendasikan oleh masing-masing strain ayam. Kemudian juga dalam pemberian cahaya untuk masa layer sebaiknya diberikan selama kuranglebih 16 jam, yaitu 12 jam dari sinar matahari dan 4 jam dari cahaya lampu dengan intensitas 20 hingga 40 lux.
  • Dan mencegah terjadinya doulbe yolk dengan memberikan ransum atau makanan sesuai rekomendasi dari tiap-tiap starin ayam. Apa bila tingkat double yolk cukup tinggi (4% ataupun lebih) batasi feed intake secara perlahan, 5 sampai 10%, dibawah kemampuan makannya.
  • Intensitas pencahayaan di kandang, perlu untuk diperhatikan. Sebaiknya pertimbangkan untuk mengurangi intensitas cahaya dengan mengganti lampu dengan daya yang lebih rendah kalau terjadi prolapsus.
  • Yang tidak kalah penting nya yaitu dengan menjaga kondisi farm supaya nyaman untuk pemeliharaan ayam petelur, seperti tersedianya ventilasi udara yang cukup supaya sirkulasi udara menjadi lancar sehingga kandang tidak terlalu panas atau pengap. Selain itu, agar oksigen tersedia dalam jumlah cukup. Selain itu hindari juga hal-hal yang dapat menyebabkan ayam stres.
  • Lakukan pengontrolan terhadap bobot badan ayam secara rutin mulai pada masa pullet, setidaknya satu minggu sekali dengan jumlah sampel minimal 100 ekor per kandangnya.
  • Pisahkan ayam yang kanibal dari kelompoknya karena ayam seperti ini akan mematuk kalau terjadi prolapsus pada ayam yang lain.

Penanganan Prolapsus Pada Ayam:

  1. Afkir ayam yang sudah mengalami prolapsus tersebut, karena ayam petelur ini sudah tidak produktif lagi. Ayam yang sudah mengalami prolapsus, sebaiknya harus segera dipisahkan dari kelompoknya. Lalu berikan antiseptic pada area yang terluka, kemudian dengan menggunakan jari tangan, secara perlahan-lahan dorong saluran oviduct yang keluar agar kembali ke posisinya.
  2. Apa bila usia ayam petelur ini masih dalam kategori produktif, maka sebaiknya kita seleksi ayam-ayam dengan bobot badan yang melebihi standar. Tinjau formulasi ransum atau kurangi jumlah pemberian ransum.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai Penyebab Dan Gejala Prolapsus Pada Ayam Petelur dan Cara Mengatasinya Bag. 3 oleh tim Sabung Ayam Online. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya ya sobat, Salam Situs Sabung Ayam Terima kasih

Leave a Reply